Banner Website Responsif

Penajam Paser Utara

Dongkrak Pariwisata, Jamaluddin Usulkan Nama Pantai Tanjung Jumlai Diubah Menjadi “Tancol”

PENAJAM — Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jamaluddin, mengusulkan pergantian nama Pantai Tanjung Jumlai menjadi Tancol singkatan dari Tanjung Ancol, sebagai langkah untuk meningkatkan daya tarik wisata daerah sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa depan.

Ia menilai, sektor pariwisata akan menjadi sumber PAD yang menjanjikan, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diproyeksikan akan dihuni hingga jutaan warga.

Menurutnya, masyarakat perkotaan akan membutuhkan lokasi wisata, terutama pada akhir pekan, sehingga PPU memiliki peluang besar menarik kunjungan wisatawan.

“Saya bicara itu karena yang saya lihat prospek ke depan yang menjanjikan PAD kita itu adalah pariwisata. Coba bayangkan kalau di sana nanti di IKN ada dua juta orang, mungkinkah mereka itu larinya cuma ke Balikpapan? Karena mereka aslinya orang kota, tentunya dia cari daerah-daerah yang saat Sabtu Minggu itu bisa fresh, nenanginnya ke pantai pasti,” kata Jamaluddin.

Ia mengungkapkan, gagasan perubahan nama ini sebenarnya telah pernah diajukan saat awal pembahasan terkait IKN. Nama Tancol, menurutnya memiliki nilai komersial dan daya ingat lebih kuat sehingga berpotensi menarik perhatian wisatawan.

“Makanya awal IKN itu dicetuskan, Tanjung itu berubah nama kalau dulu Tanjung Jumlai menjadi Tancol jadi Tanjung Ancol, itu yang kita ajukan. Nah nggak tahu nanti ya kalau pemekaran ada, kita usulkan nama dengan Tancol, Tanjung Ancol,” jelasnya.

Jamaluddin menilai branding baru akan memberikan sentuhan modern bagi destinasi tersebut, sekaligus membuka peluang pengembangan fasilitas wisata yang lebih terarah.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan usulan ini dalam rencana jangka panjang sektor pariwisata PPU. (rq/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *