Wakil Ketua II DPRD PPU Soroti Kesiapsiagaan RSUD RAPB Usai Banjir dan Minta Pemerintah Perkuat Antisipasi
PENAJAM β Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, menanggapi serius insiden banjir yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Aji Putri Botung (RSUD RAPB) dan sempat menyita perhatian publik.
Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi evaluasi besar bagi pihak rumah sakit maupun pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana yang datang secara tiba-tiba.
Andi menegaskan, banjir yang melanda rumah sakit tidak hanya berdampak pada layanan kesehatan, tetapi juga menciptakan citra yang kurang baik bagi fasilitas kesehatan utama di Kabupaten PPU.
βDengan adanya kejadian seperti itu, RSUD dan pemerintah daerah yang menangani masalah tersebut harus lebih fokus lagi supaya mengantisipasi agar tidak terjadi banjir seperti kemarin itu, sehingga tidak ada cerminan yang kurang bagus terhadap rumah sakit kita yang ada di Penajam Paser Utara,β ujarnya, Rabu (19/11/2025)
Ia menilai, kesigapan instansi terkait sangat penting untuk memastikan layanan kesehatan berjalan tanpa hambatan, terutama dalam situasi darurat. Banjir, menurutnya, tidak boleh sampai mengganggu pelayanan pasien di rumah sakit daerah.
Terkait harapan agar pelayanan kesehatan tidak kembali terganggu, Andi kembali menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang matang, termasuk sistem drainase dan tata kelola lingkungan di area RSUD.
βYang pertama memang harus direncanakan semaksimal mungkin sehingga pembangunan itu betul-betul sudah tertata dengan baik. Begitu juga antisipasi, sehingga kalau umpamanya hujan walaupun berapa hari, tidak terjadi banjir karena perencanaannya cukup matang. Karena yang namanya rumah sakit harus ada perhatian khusus, apalagi mengobati orang sakit yang ada di rumah sakit kabupaten PPU,β jelasnya.
DPRD PPU mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur di RSUD RAPB, terutama sistem pembuangan air, guna memastikan tidak ada gangguan serupa di masa mendatang.
Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung optimal tanpa hambatan. (rq/ADV)