Banner Website Responsif

Penajam Paser Utara

Ketua Komisi I DPRD PPU Apresiasi Prestasi KIM Mangun Karya dan Dorong Pembentukan KIM di Seluruh Desa

PENAJAM — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Ishaq memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Mangun Karya dari Desa Bangun Mulya. KIM tersebut berhasil meraih Juara Kategori Utama Terbaik di Bidang Literasi pada ajang nasional KIM Fest 2025 yang digelar di Alun-Alun Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/11/2025) lalu.

Menjadi perwakilan Kalimantan Timur, KIM Mangun Karya tampil memukau dengan mengusung tema “Adat Budaya Paser”. Keberhasilan ini disebut menjadi bukti bahwa potensi masyarakat desa di PPU mampu bersaing di tingkat nasional.

Ishaq menilai, penghargaan tersebut semestinya menjadi pemacu bagi pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk lebih serius mendorong pembentukan serta penguatan KIM di seluruh wilayah. Saat ini dari total 54 desa/kelurahan di PPU, baru 24 yang memiliki KIM aktif.

“Ya harusnya karena kita lihat posisi mereka kemarin itu berswadaya, memakai dana desa. Harapan kita pemerintah desa juga mensupport, mereka mendapatkan penghargaan itu luar biasa, tapi pernahkah kita perhatikan apa yang mereka lakukan? Begitu ikut event dan membawa nama baik untuk PPU, apa penghargaan kita untuk mereka?,” ujar Ishaq. Selasa (25/11/2025)

Ia menegaskan, banyak KIM sebenarnya berisi orang-orang kreatif dan memiliki tata kelola yang baik, namun belum mendapat perhatian memadai. Ishaq menilai pemerintah daerah, termasuk dinas terkait, perlu memperkuat komunikasi dan dukungan anggaran agar KIM bisa berkembang lebih maksimal.

“Kita ini kadang tidak mau tahu apa yang terjadi di wilayah, tapi begitu ada prestasi baru muncul. Padahal harusnya kita tarik dari belakang, dampingi dari awal sampai mereka punya prestasi. Kalau Kim Bangun Mulya bisa, ini harus jadi daya tarik untuk desa-desa lain. Tapi syaratnya ya kita perhatikan anggaran mereka, tidak ada prestasi tanpa anggaran, itu kata kuncinya,” tegasnya.

Ishaq juga menambahkan, keberhasilan KIM Mangun Karya membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di desa-desa PPU memiliki kapasitas besar dan mampu bersaing di level nasional.

“Banyak sebenarnya potensi-potensi masyarakat di PPU yang tidak terlihat, karena mungkin kurangnya turun kita untuk mencari tahu,” ucapnya.

Dengan prestasi ini, DPRD berharap pemerintah daerah semakin serius mendukung KIM sebagai wadah kreatif masyarakat dalam literasi, informasi, dan pemberdayaan desa. KIM juga dinilai berperan penting dalam memperkuat partisipasi publik dan menjaga identitas budaya lokal, seperti yang ditunjukkan KIM Mangun Karya melalui angkatannya terhadap budaya Paser. (rq/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *