Banner Website Responsif

Penajam Paser Utara

Jelang POPDA Kaltim XVII/2025, Komisi II DPRD PPU Soroti Minimnya Koordinasi dari Dinas Teknis

PPU — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim XVII tahun 2025 yang akan digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada 20–27 November mendatang, Anggota Komisi II DPRD PPU, Jamaluddin menyoroti masih minimnya koordinasi dari dinas teknis terkait persiapan event tersebut.

Jamaluddin menyampaikan, hingga saat ini Komisi II DPRD PPU masih menunggu laporan dan komunikasi resmi dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sebagai leading sector penyelenggaraan POPDA, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PPU.

“POPDA ini kan di bawah naungan Disdikpora yah, sejauh ini kita menunggu di DPR khususnya Komisi II DPRD PPU, kita menunggu dari dinas teknis koordinasinya karena sejauh ini belum ada komunikasi terbangun secara kelembagaan,” kata Jamaluddin saat ditemui di Kantor DPRD PPU, Senin (10/11/2025).

Ia menegaskan, koordinasi menjadi hal penting mengingat POPDA merupakan ajang olahraga pelajar berskala provinsi yang akan melibatkan ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim.

“Jadi dari dinas sendiri maupun KONI sendiri serta yang ikut campur terlibat di dalamnya setidaknya kan ada komunikasi terbangun,” lanjutnya.

Menurutnya, DPRD PPU melalui Komisi II hingga kini masih dalam tahap melakukan pemantauan terhadap perkembangan persiapan penyelenggaraan POPDA. Namun, ia mengakui bahwa laporan dari dinas biasanya baru disampaikan ketika sudah terjadi kendala.

“Jadi sejauh ini pengawasan kita masih dalam tahap memantau sejauh apa dan perkembangan yang ada, biasanya dinas itu ketika ada kendala baru dia melapor. Tapi di penjadwalan kemarin kita sudah jadwalkan akan memanggil dinas pendidikan untuk kita coba membangun komunikasi terkait kesiapan-kesiapan sebagai tuan rumah,” ungkapnya.

Jamaluddin berharap, Disdikpora dan pihak terkait segera membangun komunikasi aktif dengan DPRD agar persiapan POPDA dapat berjalan optimal, mengingat PPU menjadi tuan rumah dan membawa nama daerah pada ajang olahraga pelajar terbesar di Kalimantan Timur tersebut. (rq/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *