Wakil Ketua II DPRD PPU Dorong Pengembangan Pariwisata Pesisir untuk Tingkatkan PAD
PENAJAM — Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Andi Muhammad Yusuf, mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius menggarap sektor pariwisata sebagai sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Andi Yusuf mengatakan, DPRD PPU baru saja menetapkan Peraturan Daerah mengenai Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Rippda) sebagai landasan pengembangan wisata ke depan.
Menurut Andi, potensi wisata PPU sangat besar, terutama di kawasan pesisir yang membentang dari Pantai Nipah-Nipah hingga Tanjung Jumlai. Dengan garis pantai yang panjang dan kondisi alam yang mendukung, ia menilai PPU memiliki peluang menjadi tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur.
“Alhamdulillah kemarin kami di DPRD sudah menerbitkan satu peraturan daerah terkait induk destinasi wisata, dan itu nanti bisa dikembangkan. Mudah-mudahan pemerintah daerah melobi-lobi sehingga ada investor yang melirik,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Ia bahkan menilai kawasan pesisir PPU memungkinkan untuk dikembangkan menjadi destinasi besar seperti Ancol di Jakarta apabila dikelola dan dibangun dengan konsep yang tepat.
“Bisa dibangunkan seperti Ancol kedua di Kabupaten PPU, karena dilihat dari letak strategis alam kita, khususnya dari Nipah-Nipah sampai Tanjung Jumlai, pesisirnya cukup panjang. Kalau mau ditingkatkan atau dibangunkan seperti Ancol, kondisi alamnya memungkinkan,” jelasnya.
Andi berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti regulasi yang sudah diterbitkan DPRD dengan menyusun strategi promosi, membuka peluang investasi, dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata.
Ia meyakini sektor ini dapat menjadi salah satu tulang punggung PAD PPU dalam beberapa tahun ke depan.