Banner Website Responsif

Penajam Paser Utara

Sabaruddin : Petani Juga Perlu Untung! Warga Jangan Panik Soal Harga Pangan Jelang Idul Fitri 1447 Hijriyah

Samarinda— DPRD Kalimantan Timur mengingatkan masyarakat agar tidak panik menghadapi potensi kenaikan harga bahan pangan menjelang Idulfitri. Meski beberapa komoditas diprediksi mengalami lonjakan, kondisi tersebut dinilai masih wajar dan tidak perlu disikapi dengan pembelian berlebihan.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, mengatakan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

Selain meningkatnya permintaan masyarakat, dinamika ekonomi global juga dapat memengaruhi harga di pasar.

“Menjelang Lebaran memang biasanya ada dampak secara sistemik. Kalau misalnya harga BBM naik, biasanya bahan pokok juga ikut naik,” kata Sabaruddin saat ditemui di Gedung E DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda.

Menurutnya, sejumlah komoditas yang kerap mengalami kenaikan harga antara lain cabai, bawang, dan beras.

Namun ia menilai lonjakan harga tidak selalu berdampak negatif, terutama bagi petani yang selama ini sering menghadapi harga jual rendah saat panen.

“Kalau cabai naik atau beras naik, menurut saya tidak masalah. Petani kita juga perlu merasakan hasil dari kerja mereka,” ujarnya.

Ia menilai selama ini petani sering berada pada posisi yang kurang menguntungkan ketika harga komoditas turun. Karena itu, kenaikan harga yang terjadi sesekali dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperoleh keuntungan yang lebih layak.

“Sering kali harga turun dan yang menikmati justru bukan petani. Jadi kalau sesekali harga naik, berikan juga kesempatan kepada petani untuk menikmati hasilnya,” katanya.

Meski demikian, Sabaruddin memastikan ketersediaan bahan pangan di Kalimantan Timur masih dalam kondisi aman. Ia pun meminta masyarakat tidak melakukan panic buying yang justru dapat memicu kelangkaan di pasar.

“Panic buying tidak perlu. Stok pangan kita masih bagus dan saya yakin di sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim masih terkendali,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap berbelanja secara bijak dan tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memicu kepanikan menjelang hari besar keagamaan.

Penulis: Frida| Editor: Eka Mandiri – Info Benau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *